Selasa, 14 Mei 2013

Baby Nazmya in Action

Lihat keceriaan Nazmya saat sedang berenang. :D
Berenang dapat membuat bayi memiliki keseimbangan dan kemampuan memahami lebih baik dibandingkan yang tidak pernah diajak berenang. Keterampilan fisiknya saat dewasa juga akan menjadi lebih baik
Selain itu berenang yang dilakukan pada bayi sedini mungkin, dapat meningkatkan tingkat percaya diri si anak, lebih mandiri, dan lebih happy! dan juga berenang juga melatih gerak refleks bayi, dan meningkatkan daya konsentrasinya. 

terimakasih untuk kiriman video Nazmya, Bunda Ellin :)


untuk Ayah dan Bunda yang mau mengirimkan video buah hatinya, bisa mengirimkan
file videonya ke klinikzhazha@gmail.com 

Terapi Autis


*SEDANG TIDAK BEROPERASI*




Pengertian autis, banyak sekali pendapat yang muncul dan beredar. Jika dilihat dari asal kata, autis berasal dari kata auto yang berarti sendiri dan di dalamnya memiliki arti bahwa terjadi kelainan perkembangan yang luas dan mendalam yang mempengaruhi anak secara mendalam. Gangguan tersebut dapat mencakup gangguan komunikasi, perilaku dan interaksi sosial.

Penyebab
Banyak pakar autis yang menyebutkan penyakit ini sebagian besar terjadi karena faktor keturunan. Selain itu, faktor lainnya seperti stress, diet, infeksi, usia ibu, dan obat-obatan saat kehamilan juga dapat mempengaruhi anak. Peneliti menemukan resiko yang lebih tinggi jika ibu mengkonsumsi antidepresan selama kehamilan, terutama pada tiga bulan pertama. Ada pula yang mengatakan ibu yang merokok selama hamil pun dapat menyebabkan sang anak autis.

Ciri-Ciri
Menurut Gayatri Pamoedji SE, MHC, pendeteksian gejala autis harus dilakukan segera mungkin. "Biasanya, kasus yang terjadi berawal dari para orangtua datang ke dokter dengan keluhan anaknya sudah tiga tahun tidak bisa berjalan dan tidak bisa bicara. Padahal seharusnya saat umur dua tahun, bila sudah ada yang ganjalan pada anak Anda, segeralah datang ke dokter agar tidak berakibat fatal. Untuk itu, agar kondisi itu tidak terjadi, ketahuilah gejala-gejala penyandang autis sejak dini," katanya.
Lantas bagaimana mengetahui ciri-ciri anak yang menderita autis? Tujuh ciri utama didasarkan pada M-CHAT (Modified Checklist for Autisme in Tofflers, yaitu :
Apakah anak Anda memiliki rasa tertarik pada anak-anak lain?
  • Apakah anak Anda pernah menggunakan telunjuk untuk menunjukan rasa tertariknya pada sesuatu?
  • Apakah anak menatap mata Anda lebih dari satu atau dua detik?
  • Apakah anak bisa meniru Anda? Bila membuat raut wajah tertentu, apakah anak Anda bisa menirunya?
  • Apakah anak Anda memberi reaksi bila dirinya dipanggil?
  • Bila anak Anda menunjuk pada sebuah mainan di sisi lain ruangan, apakah anak melihat pada mainan tersebut?
  • Apakah anak Anda pernah bermain "sandiwara" misalnya berpura-pura berbicara di telefon atau berpura-pura menyuapi  boneka?

Program autis yang di jalankan di klinik Zhazha menggunakan metode ABA (applied behavior analisis)
yang meliputi antara lain :
1. Behavior atau kepatuhan
2. Thinking/flekxibilitas berfikir
3. Pre akademik
4. Body part
5. Imitasi gerak motorik kasar (IGMK)
6. Imitasi gerak motorik halus (IGMH)
7. Kata kerja
8. Lingkungan 
9. Klasifikasi
10.Preposisi

Untuk informasi lebih lanjut silahkan datang ke klinik kami :)

Jumat, 10 Mei 2013

Baby Spa


Pijat spa atau Spa tuk bayi ini terkenal dengan istilah Baby Spa. Umumnya, spa tuk bayi dapat dimulai dari bayi berusia 2 bulan berupa berenang dan pijat bayi.



Hal pertama yg biasa dilakukan adalah, bayi akan diajak berenang di kolam renang mini.Ia akan diberikan ban yg berfungsi sebagai pelampung di lehernya. Tidak perlu khawatir bunda, bayi tidak akan terluka karena ban yg dipakai sudah didesain sedemikian rupa agar tetap aman dan nyaman dikenakan.

Sebenarnya ia adalah seoarang perenang yg cukup handal, karena sudah terbiasa berendam dan berenang di dalam air ketuban selama 9 bulan. Dalam cairan ketuban, seorang bayi akan merasa nyaman dan hangat.

Setelah asik berenang, tahap selanjutnya yaitu dipijat atau massage. Pijat Spa tuk bayi tidak jauh berbeda dengan spa tuk orang dewasa, namun semuanya diberikan dengan porsi dan fungsi yg disesuaikan dengan kebutuhan sang bayi.

Pijat Spa tuk bayi penting tuk mendeteksi kelainan tubuh sejak dini, karena bayi belum bisa mengadu pada orangtuanya bila badannya merasa sakit atau keseleo. Dengan melakukan spa, tubuh sang bayi akan “diperbaiki” sekaligus merasakan relaksasi yg nyaman serta baik tuk perkembangan jiwanya.

Tuk orang awam, pijat spa hanya dipijat-pijat saja, bahkan ada yg bilang kalau di massage nanti bayinya ketagihan? Ketagihan dengan sesuatu yg positif kenapa tidak? Karena ketika di massage, badan jadi rileks dan enak. Badan saja tahu kalau di massage itu enak, dan dengan sendirinya badan akan memanggil ke otak kita. Aku butuh pijatan, berartikan ada yg perlu diperbaiki lagi di badan kita.


Adapun manfaat dari pijat spa adalah : Menjadikan bayi lebih rileks, meningkatkan sistem imunitas tubuh, tidur lebih lelap, membantu melancarkan pencernaan, merangsang perkembangan sensorik dan motorik bayi, meningkatkan bonding antara orang tua dan bayi dan membuat bayi lebih mudah bersosialisasi dimasa pertumbuhannya, tidak takut dengan orang lain.

Meski begitu, pemijatan pada bayi harus dilakukan dengan teknik yg benar sesuai dengan fase pertumbuhan sang anak. Teknik pemijatan pun harus dilakukan dengan lembut karena tulang bayi masih lunak, serta alur pemijatan harus mengikuti peredaran darah dan metabolisme tubuh.

Untuk melihat video Baby Spa di Klinik Zhazha Palembang go to YouTube

VAKSINASI CEGAH INFEKSI PADA TUBUH


Pada waktu tertentu di Puskesmas, kadang kita akan menemukan para orangtua tampak berbondong-bondong membawa buah hatinya untuk melakukan vaksinasi atau dikenal imunisasi. Vaksin yan g diberikan atau disuntikkan pada anak ini berfungsi untuk mencegah seorang anak mengalami infeksi.



Menurut dr. Prakanita SpA yang berpraktik di Km 7 Palembang. Setiap tahun 1,7 juta anak meninggal karena penyakit infeksi yang pada kenyataannya dapat dicegah dengan pemberian vaksin yang sudah tersedia. "Anak yang mendapatkan vaksin terlindung dari infeksi penyakit-penyakit berbahaya yang seringkali menyebabkan kecacatan ataupun kematian. Makanya vaksin ini penting untuk diberikan pada Balita atau anak-anak ungkapnya. Vaksin ini sendiri merupakan suatu tindakan yang dengan sengaja memberikan paparan dengan antigen dari mikroorganisme potogen. Dengan pemberian vaksin ini maka dikemudian hari apabila seorang anak terpapar bakteri yang sesungguhnya, ia tidak menjadi sakit karena mempunyai kekebalan yang cukup.

"Jadi vaksinasi ini akan menambah daya tahan tubuh anakterhadap infeksi," katanya. Untuk Imunisasi sendiri di Indonesia dibagi menjadi dua yakni imunisasi dari Program Pengembangan Imunisasi (PPI) dan Program Imunisasi Non Program Pengembangan Imunisasi (Non PPI). "Nah untuk PPI ini diwajibkan dan berasal dari program Pemerintah pusat, sedangkan untuk Non PPI berstatus dianjurkan dan bisa dilakukan pada tempat-tempat khusus seperti praktek dokter,: jelasnya.

Untuk imunisasi dari PPI meliputi imunisasi BCG, hepatitis B, Polio, DPT, dan campak. Sedangkan Program Imunisasi Non Program (Non PPI) meliputi imunisasi influenza, MMR, tifoid, hepatitis A, varisela, dan HPV. Imunisasi BCG ini diberikan untuk memberikan kekebalan aktif terhadap penyakit TBC. Vaksinnya sendiri mengamdung kuman mycobactrium tuberculosis hidup yang telah dilemahkan. "Nah untuk vaksin BCG ini akan dilakukan ketika bayi berumur 0-2 bulan," ujarnya. Kemudian akan dilanjutkan pada vaksin hepatitis B, hepatitis B adalah penyakit peradangan hati yang disebabkan virus hepatitis B. Bayi yang baru dilahirkan ibunya yang menderita hepatitis B dapat terinfeksi virus hepatitis B dan dengan resiko sangat besar akan menjadi hepatitis B kronis (95 persen).

Pada masa bayi dan kanak-kanak virus hepatitis B dapat ditularkan melalui kontak fisik yang erat dengan ubu yang menderita hepatitis B karier," jelasnya. Untuk itulah, pemberian vaksin sedini mungkin sangatlah dianjurkan, mengingat sampai saat ini belum ada obat yang benar-benar efektif terhadap penyakit hepatitis B. Hal yang tak jauh berbeda juga akan kita temui pada vaksinasi yang lainnya," jelasnya.

Dilanjutkan dr. Prakanita, memberikan suntikan vaksinasi pada bayi tepat waktunya adalah faktor yang sangat penting untuk kesehatan bayi. Pemberian vaksin diberikan pada masa awal pertumbuhan anak sangatlah penting untuk memberikan perlindungan yang menyeluruh terhadap infeksi penyakit yang dapat diidap oleh seorang anak.

(original article at website BKKBN Sumsel)

Klinik Anak Zhazha Palembang



         


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...